Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum, Wr.wb
Sekarang saya mau ngeshare sebuah pengalaman seorang siswi. Artikel inipertama kali saya baca di situs Pejuang tidur.
Semoga Bermanfaat
......................................................
إِنَّمَا أَمْرُ هُ إِذَا أَ رَ دَ ا شَيْئًا أَن يَقُولَ لَهُ فَيَكُونُ كُن
"Sesungguhnya urusan-Nya saat Dia menghendaki sesuatu Dia hanya mengatakan kepadanya, Jadi! Maka jadilah sesuatu itu. "(QS Yasin / 36: 82)
Janji Allah itu PASTI.
"Untuk suatu hal yang dari dalam diri gua sendiri gak yakin bisa tercapai, tapi bersama Allah itu bisa tercapai."
Jujur, gua bingung untuk memulai darimana.
Tepat tanggal 6 Desember 2015, gua harus berada di Cikarang untuk melaksanakan ujian tes masuk SMA yang gua tuju.
Serius, bukan main calon santrinya. Yang mengikuti tes disana itu banyak sebanyak banyaknya, deg degan, mana bisa gua jadi santri disana kalau insan lain yg ngikut tes sebesar dan sehebat ini? Dari jalan masuk aja, banyak akhwat-akhwat 1 yang berbicara menggunakan bahasa Arab, tilawah dengan suara yang gua kagum dan berharap bisa seperti itu, bahkan akhwat yang sedang menjelaskan tentang Islam kepada calon yang lainnya pun cukup banyak. Belum apa apa aja udah pesimis duluan, itu yang gua rasakan saat itu. Tapi sekali lagi, janji Allah itu PASTI, siapa yang percaya pada-Nya, dan berusaha se usaha-usahanya, maka disitu Allah akan memberikan jalan.
Bismillah aja, gua coba berpositif dan masuk lah keruang ujian.
Panik! Tes yang pertama aja gua udah kalang kabut, gua gak tau jawabannya, entah mau jawab apa begini ini, dan entahlah, itu berjalan dengan sendirinya. Skip aja, tes selesai.
"Pengumuman bisa dilihat di website ya" singkat kalimat penutup tes hari itu
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Iya, hari ini hari pengumuman.
Dan jengjengjeng .........
Gua buka websitenya, eh kok gaada pengumuman yang putri? Kenapa cuma yg ikhwan 2? Melihat tidak adanya pengumuman itu, gua langsung bilang ke ibu gua kalau yg putri gada pengumumannya. Dan ibu gua juga langsung telpon ke sekolah tersebut, nanya perihal pengumuman yang putri tidak ada.
"Untuk yang putri, lulus atau tidaknya, di umumkan lewat sms ibu."
Lah, ibu / bapak gua gaada yang dapet sms, bingung kan.
"Saya tidak dapat smsnya, kenapa ya?"
"Oh mungkin masalah jaringan bu, maaf, anaknya masuk smp / sma ya? Namanya siapa? Biar saya cek saja "
"SMA pak, atas nama Azkiya Shabira"
"Alhamdulillah, putri ibu diterima di sini"
Shock gua. Mana percaya, itu ga salah nama? Lah yang namanya Azkiya itu banyak, dikelas gua aja ada 4 orang, terus kedua ortu gua ga dapet sms, gimana coba bisa percaya? Mimpi kali ya gua? Karna ga percaya, gua suruh bapak gua untuk telp ulang dan nanya (lagi).
30menit berlalu, bapak gua telp gua lagi, dan Alhamdulillah, jawaban yang sama diterima bapak gua. Bahkan kata bapak gua, ntar di sms balik sama SMAnya kalau masih ga percaya. Dan memang bener, di sms balik. Alhamdulillah bangett.
2 hari kemudian, gua iseng ngebuka website SMA nya, dan gua cek daftar kelulusan, ADA! ALHAMDULILLAH BANGET seneng GUA BENERAN BARU PERCAYA KALAU NAMA GUA ADA. TERDIAM gatau MAU NGOMONG APA LAGI. Memang kekuasaan Allah ya, semua sudah diatur dengan sebaik-baiknya, gak nyangka gua yang masih harus banyak belajar ini, Alhamdulillah diterima
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
31Desember 2015,
Gua iseng aja tuh ngestalk ask fm anak pemilik sma yang gua tuju, ga sengaja nemu quest beginian. Ini capture mah cuma untuk memperjelas aja, bahwa janji Allah itu PASTI. Gausah deh ngeliat lu kurang ekonomi lah, kurang kecerdasan lah, yang penting USAHA lu ada, dan lu juga harus percaya bahwa Allah selalu bersama. :))
Sumber: Pejuangtidur.blogspot.com

0 Response to "Kisah Inspiratif: Janji Allah itu Pasti"
Posting Komentar